Friday, 28 October 2016
Komposisi Udara Penyusun Atmosfer Bumi
Udara dalam atmosfer terdiri dari campuran banyak jenis gas, debu dan uap air. Tetapi hanya dua jenis gas yang menyusun kira-kira 99% volum udara di dekat bumi. Pada Gambar dan Tabel yang disajikan di bawah ini, kamu dapat melihat bahwa udara terutama disusun oleh gas nitrogen (78%) dan gas oksigen (21%), dengan volum gas nitrogen kira-kira empat kali volum gas oksigen. Sedangkan gas lain yang juga tampak serbagai penyusun atmosfer adalah argon dan karbon dioskida.
Tabel
Komposisi Udara Penyusun Atrmosfer Bumi
Gas
Nitrogen
Oksigen
Argon
Karbondioksida
Lain-lain (sedikit)
Neon
Helium
Dinitrogen Monoksida
Hidrogen
Simbol
N2
O2
Ar
C02
Ne
He
N2O
H2
% volume
78
21
0,9
0,03
Lain-lain (variabel)
Uap air H2O 0 - 4%
Karbon monoksida (CO)
Partikel-partikel
Padat, debu, serbuk.
Umumnya, jumlah unsur-unsur utama atmosfer hampir tetap. Nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida terlibat dalam proses hidup tumbuh-tumbuhan dan binatang secara terus diambil dari atmosfer. Binatang bemafas dengan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida, sedangkan tumbuh-tumbuhan mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Nitrogen juga diasimilasi oleh berbagai tumbuhan dan dibebaskan dalam pembusukan organik. Tampak di sini bahwa alam bekerja sedemikian rupa unruk menjaga keseimbangan dari berbagai gas dalam atmosfer.
Disisi lain, manusia dapat mengubah atmosfer dan kemungkinan pada akhirnya menciptakan ketidakseimbangan. Keseimbangan gas karbon dioskida (termasuk gas rumah kaca) menjaga suhu bumi tetap seimbang, artinya tidak terlalu dingin dan tidak terlalau panas. Jumlah pembakaran industri pembangkit listrik dan jumlah asap kendaraan-kendaraan bermotor di jalan raya meningkatkan jumlah gas karbon dioksida di atmosfer. Sebagai akibat ketidakseimbangan ini, suhu bumi akan meningkat. Lebih jauh hal ini menyebabkan perubahan iklim, yang pada akhirnya mengancam masa depan planet bumi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment