Bioma-bioma yang ada di permukaan Bumi dapat dibedakan menjadi tujuh kelompok, yaitu bioma gurun, padang rumput, sabana, hutan basah, hutan gugur, taiga, dan tundra.
1. Gurun
Gurun biasanya terdapat di wilayah tropik dan berbatasan dengan padang rumput. Curah hujan di gurun sangat rendah, yaitu 25 mm per tahun. Hujan lebat hanya terjadi beberapa kali dan tidak teratur. Intensitas panas Matahari yang tinggi yang menyebabkan penguapan tinggi, suhu di siang hari lebih dari 40o Celcius. Suhu pada malam hari bisa mencapai di bawah 0o Celcius. Di wilayah ini, pada umumnya terdiri dari batu dan pasir dengan tumbuhan yang jarang.
Wilayah gurun mempunyai ciri-ciri yang khusus, antara lain tingkat evaporasi yang lebih tinggi daripada curah hujan dan air tanah cenderung asin. Hal ini disebabkan larutan garam dalam tanah tidak berpindah.
Tumbuhan yang hidup menahun di gurun adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi terhadap kekurangan air dan penguapan yang cepat. Pada umumnya, tumbuhan yang hidup di wilayah gurun berdaun kecil seperti duri atau tidak berdaun dan berakar panjang sehingga dapat mengambil air dari tempat yang dalam dan dapat menyimpan air dalam jaringan spon. Jika terjadi hujan, tumbuhan di wilayah gurun segera tumbuh, berbunga, berbuah dengan cepat, dan menghasilkan biji untuk berkembang lagi dalam musim berikutnya. Hal ini terjadi dalam beberapa hari saja setelah hujan turun. Tumbuhan yang hidup di wilayah ini adalah kaktus, semak-semak akasia, dan pohon kurma.
2. Padang Rumput
Padang rumput terbentang dari wilayah tropik hingga wilayah subtropik. Curah hujannya 25-50 mm per tahun, hujan turun tidak teratur. Umumnya, tanah di wilayah padang rumput tidak mampu menyimpan air karena tingkat porositasnya rendah dan sistem penyaluran air kurang baik. Keadaan yang demikian menyebabkan rumput-rumput di wilayah tersebut tumbuh dengan subur. Wilayah padang rumput yang relatif basah, seperti di wilayah Amerika Utara, tinggi rumputnya bisa mencapai ketinggian hingga 3,5 m, misalnya rumput bluestem dan rumput indian grasses sedangkan wilayah padang rumput yang kering mempunyai rumput yang pendek, contohnya rumput buffalo grass dan rumput grama.
3. Sabana
Sabana adalah suatu padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon yang tumbuhannnya menyebar. Sabana termasuk salah satu sistem biotik terbesar di dunia, menempati wilayah yang luas di wilayah Afrika, Amerika Selatan, dan Australia. Sabana umumnya terletak di wilayah tropika ataupun subtropika yang memiliki temperatur udara yang panas sepanjang tahun dan hujan yang terjadi secara musiman.
Curah hujan merupakan faktor penting bagi terbentuknya sabana. Sabana akan berubah menjadi hutan basah apabila terbentuk mengarah ke wilayah yang memiliki intensitas curah hujannya tinggi dan akan menjadi semak belukar apabila terbentuknya mengarah ke wilayah yang intensitas curah hujannya rendah.
Tumbuhan yang hidup di wilayah ini pada umunya didominasi rumput, pohon jenis palem, akasia, dan eukaliptus.
4. Hutan Basah
Hutan basah terdapat di wilayah tropik dan subtropik. Di hutan basah terdapat beratus-ratus spesies pepohonan. Di dalam hutan ini, pohon-pohonnya tinggi, berdaun lebar, dan selalu hijau. Tumbuhan yang ada antara lain pohon yang berkanopi lebar. Anggrek banyak tumbuh pula di batang-batang pohon.
Hutan basah memiliki kondisi lingkungan yang terdiri dari curah hujan yang tinggi sekitar di atas 2000 mm per tahun. Hujan turun hampir sepanjang hari, kelembapan tinggi serta suhu yang tetap sepanjang hari berkisar 25o Celius.
Kondisi dalam hutan gelap. Hal ini disebabkan pohon-pohon utamanya memiliki ketinggian 20–40 m, cabang-cabang pohonnya berdaun lebat, serta selalu hijau yang menyebabkan cahaya Matahari hanya 2% saja yang dapat menembus lantai hutan.
5. Hutan Gugur
Matahari masih bisa menembus hingga lantai hutan karena daunnya tipis. Saat musim gugur menjelang musim dingin, pancaran cahaya Matahari berkurang dan suhu rendah. Daun-daun menjadi merah dan coklat, kemudian gugur karena tumbuhan sulit mendapat air. Saat musim dingin, air menjadi salju dan tumbuhan menjadi gundul. Dan pada saat musim semi menjelang musim panas, suhu naik dan salju mulai mencair serta tumbuhan mulai berdaun kembali.
6. Taiga
Taiga terdapat di wilayah terdingin di belahan Bumi sebelah Utara dan di atas puncak pegunungan tropik. Wilayah taiga memiliki curah hujan 400 – 600 mm per tahun, suhu sangat rendah, tanah asam, dan kurang subur. Di wilayah ini, musim dingin cukup panjang sedangkan musim panas sangat singkat. Selama musim dingin, air tanah di wilayah ini menjadi es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.
Jenis tumbuhan yang hidup di wilayah ini sangat sedikit, didominasi oleh pohon jenis konifer seperti pinus, tusam, dan cemara.
7. Tundra
Tundra terdapat di belahan Bumi sebelah Utara dan terletak di dalam lingkaran kutub Utara. Di samping itu, tundra terdapat juga di wilayah pengunungan tropik pada ketinggian 2000 m. Iklimnya juga iklim kutub dengan musim dingin yang panjang dan musim panas yang sangat singkat. Tumbuhan yang hidup biasanya kerdil dan ditumbuhi lumut.
No comments:
Post a Comment