Friday, 28 October 2016
Jenis Laut Menurut Cara Terjadinya
Berdasarkan cara terjadinya jenis laut dibedakan sebagai berikut.
a. Laut transgresi, Laut seperti ini terjadi sebagai akibat permukaan air laut di muka bumi naik, misalnya setelah berakbirnya zaman es (zaman glasial), air laut naik 70 m sehingga bagian daratan yang rendah digenangi oleh air laut. Contoh: Laut Jawa, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Arafuru dan sebagainya.
b. Laut ingresi, Laut jenis ini teriadinya disebabkan oleh dasar laut yang turun akibat gerakan-gerakan tektonik, baik secara horizontal maupun vertikal Laut ini umunmya sangat dalam, seperti; Laut Banda (7.440 m), Laut Jepang (4.000 m), Laut Tengah (4.400 m), dan sebagainya.
c. Laut regresi, laut sepoerti ini dinamakan juga laut yang hilang atau laut yang mettgalami penyempitan. Pada zaman glasial, laut di permukaan bumi turun, sehingga laut-laut mengalami penyempitan dan yang dangkal menjadi daratan. Contoh: Laut Jawa, Selat Malaka, Selat Karimata, dan Laut Araruru, pada waktu zaman es (zaman glasial) menjadi daratan sehingga pada waktu itu diperkirakan Indonesia bagian barat menjadi satu dengan Benua Asia dan Papua bersatu dengan Benua Australia. Laut regresi juga dapat terjadi disebabkan oleh naiknya dasar laut akibat gaya endogen dari dalam bumi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment